Home » Posts tagged "TV"

Keren, Para Nenek Dari Jepang Ini Membuktikan Berkarya Tak Mengenal Usia!

Salah satu hal yang menarik dari Jepang adalah energi dan kelincahan generasi yang lebih tua. Bertambah umur selalu menjadi momen spesial bagi seseorang, tapi para nenek dari Jepang ini tidak menjadikannya sebagai kesempatan untuk melambat. Bahkan, memasuki umur 60 tahun dianggap sebagai kelahiran kembali ke masa kanak-kanak. Siklus ini disebut Kanreki oleh penduduk lokal. (image: rocketnews24.com) Bergaya dengan pakaian tradisional dan jaket bomber, tiga nenek dari Jepang ini menunjukkan kebolehan gerakan hip hop mereka. Generasi tua ini membuktikan kelenturan mereka tidak kalah dengan anak-anak muda. Menentang usia mereka, ketiganya membawakan lagu dari Bruno Mars yang berjudul “24K Magic.” (image: rocketnews24.com) Nenek berusia 61 tahun yang bernama Tori mengatakan bahwa dia menikmati menjadi bagian dari skena dance bawah tanah. Ia memiliki pesona bintang yang mampu menangkap perhatian semua orang dengan senyum manisnya. Menari bersamanya, seorang nenek berusia 56 tahun bernama Mash dan Tachiflower yang berusia 59 tahun. Trio ini juga pernah berdansa di berbagai acara dan tampil di iklan TV dengan nama “Bamboo Shoot.“ Barangkali kalian juga punya cerita yang menarik dari generasi tua yang “lupa umur”? The post Keren, Para Nenek Dari Jepang Ini Membuktikan Berkarya Tak Mengenal Usia! appeared first on Japanese Station.

Continue reading »

Artis Jepang mengutamakan PRIVASI

Poster Glico di OsakaAyase Haruka sebenarnya bukanlah nama dia sebenarnya. Hanya merupakan nama panggung yang diberikan oleh fansnya melalui polling. Yah, mungkin bila kita mencari profil artis Jepang secara detail seperti,apakah sudah menikah, anak berapa, rumah dimana, sangat sulit dan memang karena itu privasi artis itu tidak untuk dipublikasikan.Kalau sahabat KdJ cari informasi di internet tentang artis Jepang, Ayase Haruka contohnya, yang muncul pasti karya-karyanya.Sangat sulit mencari lebih dari tanggal lahir, dan kehidupan pribadi Ayase Haruka, sudah menikah atau belum? Anak berapa? dan lain-lain.Coba, ketik nama artis Indonesia dan search di Google..Apa yang terjadi??Artis menikah saja sampai ditayangin di seluruh TV nasional, artis mau melahirkan anak saja sampai mau ditayangkan di TV biar seluruh dunia tahu.Admin tidak mengerti, mengapa di Indonesia privasi diperjual belikan sebagai berita??Seolah-olah sang artis sepertinya tidak dikenal KARYA nya tetapi malah SENSASI yang tidak pernah dilakukan oleh artis lain.Dan sepertinya mengatakan kepada dunia kalau INI LHO GUE.Bukan INI LHO KARYA GUE.Ya, bukannya membanding-bandingkan, admin agak prihatin saja, kenapa tidak memikirkan keamanan keluarga (anak-anak sang artis). Bagaimana nanti kalau anaknya diculik, di sekolahnya dikucilkan bahkan dibully karena orang tuanya artis, dan tentu saja perkembangan mental anak.Daripada sang artis melahirkan anak disiarkan di TV Nasional, admin mungkin lebih tertarik nonton "sang artis bikin anak" disiarkan di TV Nasional.Note: Keep your privacy guys....-RGKdJ-Follow my instagram @rgkdj

Continue reading »

Peraturan Buang Sampah di Jepang

Plamfet peraturan buang sampahBeberapa hari yang lalu saya menerima plamfet mengenai peraturan detail membuang sampah di Jepang.Berbeda jauh dengan Indonesia, dimana membuang sampah apapun jenisnya tidak diseleksi hanya buang saja di tempat sampah, bahkan (maaf) bangkai tikus ataupun kucing pun ada di tempat sampah, maka di Jepang untuk membuang sampah harus dibagi menurut jenis sampah.Membuang sampah di Jepang memang ribet dan merepotkan sekali, tetapi itulah yang membuat jalan dan sungai di Jepang bersih dan bebas dari polusi. Saya akan menjelaskan aturan-aturan secara detail bagaimana cara membuang sampah di Jepang, sebagai contohnya di wilayah tempat tinggal saya (Gifu shi) berdasarkan dari plamfet yang saya terima.Sampah BiasaSampah BiasaDi tempat saya tinggal "sampah biasa" (sampah sisa bahan makanan, tisu, kertas dan bahan yang bisa dibakar), diangkut oleh petugas sampah tiap 2 kali seminggu (hari Selasa dan Jumat). Sampah dibuang di tempat yang telah ditentukan sebelum jam 8.30, supaya dapat diangkut oleh petugas sampah.Sebelum dibuang, sampah harus dimasukkan ke dalam kantong plastik transparan kemudian diikat dengan rapat. Kantong sampah berwarna atau bertuliskan daerah lain di Jepang tidak boleh digunakan.Untuk sampah popok bayi, kotoran bayi setelah dibuang di WC harap dimasukkan ke kantong sampah.Untuk sampah dari kebun, ranting pohon sebelum dimasukkan ke kantong sampah harap dipotong kurang dari 30 cm.Bagi yang tidak mentaati peraturan membuang sampah, kantong sampah tidak akan diangkut dan akan ditempel label berwarna kuning.Sampah Botol kaca, Plastik dan KalengBotol kaca, botol plastik dan kalengDi tempat saya tinggal sampah botol kaca, botol plastik dan kaleng diangkut oleh petugas sampah sekali seminggu (hari Rabu).Sampah dibuang di tempat yang telah ditentukan sebelum jam 8.30, supaya dapat diangkut oleh petugas sampah.Sebelum dibuang, sampah harus dimasukkan ke dalam kantong plastik transparan kemudian diikat dengan rapat. Kantong sampah berwarna atau bertuliskan daerah lain di Jepang tidak boleh digunakan.Botol kaca dan botol plastik dimasukkan di kantong sampah yang sama, sedang kaleng dimasukkan di kantong sampah yang lain.Untuk botol kaca dan botol plastik, tutup botol harus dibuka kemudian bagian dalam botol kaca dan botol plastik harap dibersihkan dengan air sampai bersih. Setelah bersih masukkan botol kaca dan plastik tanpa tutup ke kantong sampah yang sama.Untuk tutup botol plastik akan dibuang bersama dengan sampah minyak dan stereofom di tempat yang berbeda. Sedangkan untuk tutup botol yang lain dibuang bersama dengan sampah biasa.Untuk kaleng, sebelum dimasukkan ke kantong sampah bagian dalam kaleng harap dicuci dengan bersih.Sama seperti sampah biasa, bagi yang tidak mentaati peraturan membuang sampah, kantong sampah tidak akan diangkut dan akan ditempel label berwarna kuning.Sampah BesarSampah besar petugas masuk rumah ambil barang Sampah besar dikumpulkan ditaruh di depan rumah supaya diambil petugasBiaya untuk membuang sampah besarSampah besar adalah sampah yang berukuran besar seperti meja, kursi, sofa, payung, sepeda, karpet, radio, kipas angin dan lain-lain.Untuk membuang sampah ini kita harus membayar dengan cara membeli stiker khusus atau kantong sampah khusus untuk sampah besar yang biasa dijual di Convenience Store atau City Hall.Cara membuangnya kita harus menelepon terlebih dahulu ke pusat pengambilan sampah besar, memberi informasi sampah yang akan dibuang serta meminta informasi biaya, membeli stiker khusus, kemudian menempelkan stiker khusus ke sampah yang akan dibuang.Pengambilan sampah besar ada 2 jenis, yaitu Petugas datang secara khusus masuk ke rumah sesuai dengan waktu yang disepakati bersama untuk mengambil sampah.Petugas tidak masuk rumah, tetapi sampah dikumpulkan di depan rumah supaya petugas bisa mengangkut sampah sesuai dengan jadwal petugas mengangkut sampah.Karena barang seperti mangkok, gelas, mainan anak, sepatu, alat-alat memasak, seterika, termos, jam dinding termasuk golongan sampah besar, untuk membuangnya harus membeli kantong sampah khusus.Barang yang tidak bisa diangkut adalah spare part dari kendaraan bermotor (roda, aki, dll), barang yang mengandung gas (LPG, tabung pemadam api dll), piano dan lain-lain.Untuk membuang barang tersebut harus menghubungi tempat penjualan (toko) dari barang tersebut.Sampah Daur Ulang (Recycle)Sampah recycle barang elektronik kecilSampah barang elektronik kecil yang bisa di daur ulang seperti telepon genggam, tablet, digital kamera, video kamera, dan lain-lain bisa dibuang gratis di kotak recycle yang disediakan di tempat khusus di masing-masing daerah.Karena ukuran lubang kotak sudah ditentukan, jadi kita tidak bisa memasukkan barang yang lebih besar dari ukuran lubang kotak recycle.Sampah recycle barang elektronik besarBarang elektronik besar seperti televisi, AC, kulkas, mesin cuci dan lain-lain untuk membuangnya kita harus menghubungi Recycle Center.Bila kita membeli baru, sebagai contoh beli TV baru. Untuk membuang TV lama kita cukup berkonsultasi dengan tempat kita membeli TV baru.Ada kemungkinan TV lama kita akan diangkut dan dibuang secara gratis tidak dipungut biaya.Bola lampu, neon dan bateraiUntuk bola lampu, neon dan baterai bisa dibuang di tempat yang telah ditentukan di atas.Sampah minyak, Stereofoam dan Tutup botol plastikMinyak, Stereofoam dan Tutup botol plastik.Minyak goreng bekas sebelum dibuang dimasukkan ke dalam botol plastik, dan ditutup rapat supaya tidak merembes keluar.Minyak goreng bekas juga bisa dibuang dengan cara lain, yaitu membeli obat pengeras minyak, setelah minyak bekas menjadi keras bisa dibuang di tempat sampah biasa.Tempat dan lokasi pembuangan sampah sudah ditentukan, kita harus membawa dan membuangnya disana.Untuk koran bekas, majalah, karton, buku, komik ada tempat pembuangan khusus di sekitar tempat tinggal anda. Jadi kita harus membawa dan membuangnya di sana.Untuk buku dan komik bisa juga dijual kembali di toko recycle seperti Hard Off dan lain-lain.Merepotkan juga bukan?Bagi saya sangat sangat merepotkan, tapi karena semua orang disini mentaati peraturan membuang sampah maka hasilnya bisa dilihat.Jepang sangat bersih dan indah.Baca juga artikel Buang sampah di Jepang

Continue reading »