Home » Posts tagged "Tokyo"

Lagu Tema Movie Sword Art Online Akan Dinyanyikan Oleh LiSA

Pada konser tunggal LiSA yang diadakan di Yokohama Arena pada 28 November 2016, diumumkan bahwa lagu terbaru LiSA yang berjudul Catch the Moment akan digunakan sebagai lagu tema Movie Sword Art Online – Ordinal Scale – . Single ke-11 LiSA, Catch The Moment (image: sao-movie.net ) Selain pengumuman mengenai digunakannya lagu terbarunya sebagai lagu tema film Sword Art Online tersebut, pada kesempatan yang sama, untuk pertama kalinya lagu Catch the Moment diperdengarkan pada publik. Melodi bernada sedih yang diiringi vokal LiSA yang powerful di lagu itu berhasil membuat semangat 13.000 penonton konser tersebut mencapai klimaksnya. Single LiSa ini akan mulai dijual di Jepang pada 15 Februari 2017. Selain pengumuman tersebut, telah dumumkan juga bahwa film anime Sword Art Online – Ordinal Scale – akan mengadakan preview di 5 kota besar di Jepang, sebelum penayangan perdananya pada tanggal 18 Februari 2017. Preview film ini akan diadakan mulai tanggal 31 Januari 2017 di Osaka, Nagoya, Fukuoka, Sapporo, dan Tokyo, dengan total jumlah undangan sebanyak 1.500 orang. (Featured image: gaforum.org) The post Lagu Tema Movie Sword Art Online Akan Dinyanyikan Oleh LiSA appeared first on Japanese Station.

Continue reading »

Para Penggemar Mobil Klasik Gelar Parade di Tokyo

Mobil klasik selalu mempunyai sejarah unik dalam memikat para penggemarnya. Ditambah lagi, sensasi mengendarainya selalu memiliki kesan tersendiri. Belum lagi harganya yang selangit jika mobil tersebut diproduksi dengan terbatas. (image: japanesenostalgiccar.com) Beberapa hari lalu para penggemar mobil klasik memadati kawasan Meiji-Jingu Gaien di Shinjuku, Tokyo. Di sana ada 93 mobil klasik yang berkumpul, di antaranya terdapat roadster yang dikendarai oleh James Bond, Cadillac langka keluaran tahun 1950 yang ikonik. Parade yang didominasi oleh mobil-mobil yang diproduksi kisaran tahun 1930 hingga 1980-an ini diarak sepanjang 11 kilometer di pusat kota Tokyo, termasuk distrik Ginza. Mobil lain yang menarik perhatian adalah Toyota 2000 GT keluaran tahun 1966 yang muncul di film James Bond, “You Only Live Twice” dan Cadillac Eldorado Biarritz keluaran 1959 yang terkenal karena sirip belakangnya yang flamboyan. “The Classic Car Festival” ini diselenggarakan oleh Toyota Automobile Museum di Nagakute, Prefektur Aichi. (Featured image: japantimes.co.jp) The post Para Penggemar Mobil Klasik Gelar Parade di Tokyo appeared first on Japanese Station.

Continue reading »

Final Fantasy XIV Lepas Patch Terbaru

Januari depan, Final Fantasy XIV akan melepas patch baru dengan nama The Far Edge of Fate. Patch 3.5 ini telah dibocorkan apa saja isinya oleh produser dan sutradara Naoki Yoshida. Pertama akan ada story quest utama baru yang berisi dua dungeon. Pertama ialah Baelshar’s Wall dan yang kedua adalah versi Hard Mode dari Sohm Al. Selanjutnya Yoshida membeberkan concept art dari Containment Bay Z1T9, instalasi ketiga dari seri Warring Triad. Ada Anima Weapon quest yang ditambah dalam patch ini. Permintaan dari para pemain juga dikabulkan dalam patch 3.5 di mana Chocobo akan dianggap sebagai pet, bukan sebagai extra party member. Ini berarti dalam party berisi 8 pemain bisa akan hadir 8 Chocobo juga. Selain itu permintaan untuk memberikan kesan menakjubkan kepada para summoners juga dikabulkan. Egis akan mampu mengambil bentuk dari ketiga Carbunkle yang berbeda. Patch 3.5 The Far Edge of Fate dijadwalkan untuk rilis Januari tahun depan dengan bagian kedua di bulan Maret. Detil lebih lanjut akan diungkap pada Final Fantasy XIV Fan Festival yang dihelat di Tokyo bulan depan. The post Final Fantasy XIV Lepas Patch Terbaru appeared first on Japanese Station.

Continue reading »

Hatsune Miku Rambah Musik Tradisional Jepang

Musik modern dan tradisional tidak selalu bertentangan. Bahkan ikon musik modern seperti Hatsune Miku pun bisa bersinergi dengan baik dengan musik tradisional Jepang. Itulah yang nanti diperlihatkan dalam konser spesial dengan grup taiko Kodo pada Maret mendatang. Konser yang menjadi bagian dari proyek NHK ini ditujukan untuk menyambut Olimpiade 2020 di Tokyo. Tidak hanya Hatsune Miku saja namun nantinya akan banyak lagi penampilan yang bertujuan untuk mempromosikan kultur tradisional Jepang untuk orang Jepang sendiri dan wisatawan mancanegara. Sebagai catatan, ini adalah pertama kalinya Hatsune Miku berkolaborasi dengan grup taiko. Bagi kalian yang merasa fans, jangan lewatkan konser spesial ini yang akan diadakan di NHK Hall pada tanggal 4 dan 5 maret 2017 dengan harga tiket berkisar dari 4.900 yen sampai 6.900 yen. Masih banyak waktu untuk menabung! The post Hatsune Miku Rambah Musik Tradisional Jepang appeared first on Japanese Station.

Continue reading »

Your Name. (Kimi No Na wa), Anime Yang Meroket Seperti Komet

Anime yang disutradarai langsung oleh penulis novel berjudul sama, Makoto Shinkai, mengejutkan dunia atas kecepatannya meraih nomor satu box office di Jepang pada minggu pertamanya dan bertahan hingga 12 minggu. Pencapaian ini dianggap luar biasa karena selama ini belum ada anime yang dapat melampaui peraihan yang dicapai dalam sejarah oleh Studio Ghibli, termasuk hampir menyaingi film-film internasional seperti Titanic, Frozen dan saat ini posisi film ini hampir melewati Harry Potter and the Sorcerers’ Stone dengan pendapatan sebesar US$ 200 juta di tahun 2001. Cerita yang simpel namun dikemas dengan visual yang indah, film ini bercerita tentang Mitsuha Miyamizu, seorang siswi SMU di Itomori, sebuah desa terpencil di Jepang dan Taki Tachibana, seorang siswa SMU di Tokyo. Ramai diberitakan bahwa akan ada fenomena komet jatuh ke bumi dalam beberapa minggu, fenomena semesta ini berpengaruh terhadap kehidupan Mitsuha dan Taki yang pada suatu hari terbangun dalam tubuh yang tertukar. Misteri ini terus terjadi secara acak, merasa seperti dalam mimpi, seperti mengenal satu sama lain dengan sangat dekat padahal di sisi lain mereka adalah dua orang yang tak saling mengenal bahkan tak pernah bertemu. Mitsuha berusaha mencari Taki, Taki mencari Mitsuha namun mereka tak pernah dipertemukan dalam dimensi waktu yang sama. Taki adalah seorang pemuda tampan dari Tokyo, ia agak kurang sabaran dan keras kepala. Ia bekerja di suatu restoran Italia sebagai pelayan paruh waktu. (Pengisi suara: Ryunosuke Kamiki) Mitsuha adalah seorang individu yang baik hati walaupun ia bisa tekun dan gigih. Ia juga adalah seorang gadis yang gemar berpetualang dan merindukan ingin pindah ke Tokyo. (Pengisi suara: Mone Kamishiraishi) Tak heran film ini masuk ke dalam “consideration list for the Oscar nomination for Best Animated Feature” pada Academy Awards 2017. Setelah menerima banyaknya permintaan yang antusias dari para pencinta anime, film ini akan mulai didistribusikan oleh Encore Films beserta Moxienotion di CGV Blitz, Cinemaxx Theater dan Platinum Cineplex tanggal 7 Desember 2016. The post Your Name. (Kimi No Na wa), Anime Yang Meroket Seperti Komet appeared first on Japanese Station.

Continue reading »

Tips Backpackers di Jepang

Backpackers ke TokyoPasti banyak teman-teman KdJ yang pengen jalan-jalan ke jepang tapi kepentok masalah biaya dan berpikir kalau mau jalan-jalan ke jepang itu butuh biaya yang mahal. Nah sekarang saya mau coba kasih tips nih buat teman-teman yang punya rencana mau jalan-jalan jadi backpacker ke Jepang dengan modal seminimalis mungkin.1. Tentukan tempat tujuanNah ini yang paling utama kita harus tentuin kemana tempat tujuan kita selama di Jepang supaya kita tidak bingung harus kemana, cari info tempat wisata disana bisa melalui google atau teman yang ada di jepang.2. Pilih musim yang tepatJepang kan terdiri dari 4 musim, saya saranin pilih musim semi (bisa lihat sakura) atau musim gugur (bisa lihat koyou). Kalau musim dingin dan musim panas di Jepang cuacanya ekstreme. Musim panas bisa mencapai 40 derajat celcius. Kalau musim dingin bisa sampai 0 sampai -15 derajat celcius, tapi ada salju dan bisa main snowboard.3. Pesan tiket pesawat jauh-jauh hariPesan tiket 2 atau 3 bulan sebelum berangkat. Karena memang sistem penerbangan sendiri untuk harga per seat itu di batasin. Jadi siapa yang dapet tiket duluan itu dapet harga yang paling murah lebih dulu. Tapi kalau memang berencana turun di tokyo atau osaka saya saranin Air Asia deh. Pengalaman saya naik Air Asia cuma sekitar 5 juta rupiah untuk tiket PP. Kalau beruntung kalian juga bisa dapet harga yang sama bahkan bisa dapet harga promo.4.Tempat tinggalAda beberapa pilihan tempat tinggal di Jepang. Tapi kalau kamu ke Tokyo, Osaka atau Nagoya. Cari tempat penginapan yang jauh dari pusat keramaian/pusat kota. Untuk yang ingin ke tokyo cari penginapan di daerah Asakusa atau Ueno. Ada lagi pilihan untuk tinggal di capsule hotel. Atau mau yang gratis numpang nginep di apartemen teman yang tinggal di Jepang.5.Makan dan minumUntuk makan dan minum sebisa mungkin hindari makan di restoran di jepang. Cari Mc.donald dengan harga antara ¥500 - ¥700 per porsi. Ada juga paket item2 seharga ¥100 di Mc.donald. Atau beli makanan di konbini seperti Lawson, 7eleven, Mini Stop dll. Bisa dapet makanan seharga ¥500 kebawah dengan nasi, daging dan sayur. Bisa juga di Yoshinoya, Matsuya atau Sukiya. Untuk minum nya bisa beli di supermarket (jauh lebih murah daripada di Vending Machine) atau beli air mineral ukuran 2 liter bisa di isi ulang di keran khusus air minum yang ada di taman dan taman bermain di seluruh jepang, dijamin bersih.6.TransportasiNah kalo ini ada banyak sarana yang bisa kita dapat di Jepang. Ada subway ada juga bis. Keduanya terbilang cukup terjangkau. Tapi kalau mau berpergian jauh pergunakan bis malam. Harga jauh lebih murah di banding naik Shinkansen.Yang paling murah sebelum ke Jepang beli tiket JR Pass. Dengan membeli JR Pass di Indonesia, tidak perlu membeli tiket kereta lagi selama menggunakan kereta dari Japan Railway. Istilahnya naik kereta dengan biaya sama tapi bebas kemana saja.7.Tempat tujuanDi Jepang banyak banget tempat tujuan wisata terutama kota wisata seperti Tokyo, Kyoto, Osaka, Nara, Yokohama, Hiroshima, Kamakura, Himeji, Hakone, Nagoya, Kobe, Nikko, Miyajima, Fuji. Kalau emang budget minim. Saya saranin wisata ke istana yang ada di jepang. Tiket masuknya cuma sekitar ¥400 - ¥700 dan di istana itu isinya museum tentang sejarah Jepang. 8.SouvenirNah kalo untuk yang 1 ini saya saranin untuk beli souvenir di toko hyaku-en disana semua harga di patok ¥100 yen per item (belum termasuk pajak). Atau pilihan lain nya di toko recycle. Bisa dapat barang dengan harga miring. Atau kalau ada uang lebih bila di Tokyo bisa ke Asakusa. Dan bila ke Kyoto bisa ke Kawaramachi-dori untuk beli souvenir.Semoga tips diatas bermanfaat bagi backpackers

Continue reading »

Jisshuusei Indonesia Di Acara TV Jepang

Beberapa hari yang lalu saya sempat menonton acara TV Jepang yang pada saat itu menampilkan seorang jisshuusei Indonesia bernama Alfan.Mungkin ada sebagian sahabat KdJ di sini yang mengenalnya?Pada suatu sesi acara yang dinamakan: ニッポンに住む外人に聞いた。ニッポンのいいトコロは? atau dalam bahasa Indonesianya: Bertanya pada orang asing yang tinggal di Jepang.Tempat yang bagus di Jepang apa?Alfan kemudian menceritakan pengalamannya waktu ia pergi ke Tokyo dan Osaka.Hal yang membuatnya terkejut dan kaget yaitu Eskalator.Sewaktu ia berdiri di bagian kanan eskalator, ia menyadari bahwa hanya dia sendiri yang berdiri di sebelah kanan, lalu dari belakangnya ada orang jepang yang menghampiri dan berkata 「すみません」 atau "permisi".Setelah itu baru Alfan tahu bahwa eskalator di sebelah kanan digunakan untuk orang yang sedang terburu-buru.Hal yang unik lainnya yaitu sewaktu Alfan tiba di stasiun Ueno dan masuk ke toilet.Saat selesai buang air kecil, senpai atau seniornya berkata bahwa ia harus ojigi atau sikap membungkuk seperti saat mengucap salam dan berkata 「終わりました] atau dalam bahasa Indonesianya "selesai" di depan tempat buang air kecil.Jika melakukannya maka air akan mengalir keluar di tempat buang air kecil secara otomatis. Hahaha... unik yah sahabat KdJ.Terakhir Alfan berkata bahwa dia akan membawa hal yang baik dan positif yang bisa ditiru untuk dibawa pulang ke Indonesia yaitu "manner" dan "teknologi" jepang.Wah hebat yah Alfan bisa masuk acara TV Jepang.Penulis adalah admin page KdJ~Aditya Ehime~

Continue reading »

Persimpangan Shibuya dan Hachiko

Persimpangan ShibuyaShibuya merupakan satu dari 23 kota bagian di Tokyo, yang mana kawasan ini dipadati oleh toko-toko merek terkenal, pusat hiburan, dan tentunya kawasannya anak muda Tokyo.Nikmati sensansi menyeberang diPersimpangan tersibuk di duniaStasiun Shibuya adalah stasiun ke tiga tersibuk dan terpadat di Tokyo.Dan pintu keluar yang bernama Hachiko menuntun saya menuju ke patung anjing yang terkenal Hachiko dan salah satu persimpangan jalan tersibuk di dunia Shibuya Crossing.Setidaknya ada 45.000 orang yang menyeberang di sini setiap 30 menit pada jam-jam sibuk. Bisa dibayangkan? Persimpangan tersibuk di dunia ini dihiasi oleh papan-papan reklame super besar dengan lampu neon berwarna-warni menghiasinya di kala malam.Persimpangan Shibuya atau yang disebut juga Shibuya Crossing ini merupakan tempat syuting dari film Lost In Translation, Fast and Furious Tokyo Drift, Resident Evil After Life dll.Dan di sini terdapat juga patung anjing yang terkenal Hachiko.Penulis di Shibuya patung HachikoPatung Hachiko adalah tempat dimana banyak orang-orang membuat janji untuk bertemu bila di Shibuya.Sebenarnya selain di Shibuya, ada 1 lagi patung Hachiko yang terletak di kota kelahirannya Odate.Kisah Hachiko bisa dilihat di film Jepang Hachiko Monogatari karya sutradara Seijiro Koyama produksi tahun 1987.Sebuah drama spesial tentang Hachiko ditayangkan jaringan televisi Nippon Television pada tahun 2006.Drama sepanjang dua jam tersebut diberi judul Densetsu no Akitaken Hachi (Legenda Hachi si Anjing Akita).Dan pada tahun 2009 film Hachiko: A Dog's Story karya sutradara Lasse Hallström mulai diputar dan dibintangi oleh Richard Gere dan Joan Allen.Semoga bermanfaatRGKdJ

Continue reading »

Nozawaya (野澤屋)

Saya mau sedikit berbagi dengan sahabat KDJ yang tinggal di Jepang, khususnya yang tinggal di Tokyo dan sekitarnya.Jika Sahabat KDJ kangen dengan masakan Indonesia dan ingin memasak sendiri tapi bingung di mana mencari bahan-bahan dan bumbu-bumbunya, saya ada referensi tempat belanja yang asyik di Tokyo.Nama tokonya Nozawaya (野澤屋) tepatnya ada di Ueno Ameyoko, tokonya sendiri ada di Ameyoko center building basement 1, jadi tokonya ada di basement.Di toko ini Sahabat KDJ bisa menemukan berbagai macam bahan-bahan dan bumbu-bumbu khusus masakan Indonesia, seperti; pete, tempe, ceker ayam, ikan lele, ikan bandeng, melinjo, daun pisang, bawang merah, cabe rawit, lengkuas, ketumbar, kemiri, daun jeruk purut, terasi, daun serai, mi instan khas Indonesia, saos tomat/cabe khas Indonesia, bumbu-bumbu instan, cobek + uleg batu khas Indonesia dan masih banyak lagi.Selain Nozawaya yang khusus menjual bahan-bahan dan bumbu-bumbu masakan Indonesia, di basement tersebut juga ada toko-toko lain yang menjual bahan-bahan dan bumbu-bumbu dari negara Asia lainnya, seperti dari Thailand, Vietnam, China, India, Bangladesh, Pakistan, dan Philipine.Jadi buat Sahabat KDJ kalau kebetulan ke sana, ada baiknya lebih teliti dan jeli lagi ya, karena barang-barang yang dijual hampir-hampir mirip tapi dengan harga bersaing.Untuk di Nozawaya sendiri barang-barang yang dijual memang khusus diimpor dari Indonesia dan halal *untuk Sahabat KDJ yang Muslim.Ueno Ameyoko letaknya tidak begitu jauh dari Ueno Koen (Ueno Park) dan juga tidak begitu jauh dari Akihabara. Siapa tahu Sahabat KDJ ada yang mau pergi ke Akihabara atau Ueno Koen, saya sarankan untuk mampir ke Nozawaya.Di Ueno Ameyoko juga terdapat deretan toko-toko kecil yang kalau saya lihat dari display dagangannya dan barang-barangnya yang cenderung lebih murah bisa dibilang mirip pasar.Berikut ini beberapa foto bahan-bahan dan bumbu-bumbu masakan Indonesia di Nozawaya waktu saya belanja kemarin.29 Maret 2014Penulis adalah admin page KdJ☆ Widi ~ Yokohama-Kanagawa ☆

Continue reading »

Hakone

Pemandangan Lake Ashi dari RopewayHakone (箱根) adalah bagian dari Taman Nasional Fuji-Hakone-Izu, berlokasi kurang lebih 100km dari Tokyo. Hakone terkenal dengan pemandian air panas (Onsen), keindahan alam dan pemandangan gunung Fuji membuat Hakone menjadi tempat liburan popular bagi turis lokal maupun mancanegara yang ingin rehat sejenak dari sibuknya kota Tokyo. Saya ke Hakone waktu Golden Week kemarin, dan semuanya serba mendadak. Kita membuat rencana malam sebelum berangkat dan karena kita ada acara lain keesokan harinya, jadi saya hanya 1 day trip aja ke Hakone. Rasanya ga puaaas. Karena banyak banget tempat menarik di Hakone. Saran saya minimal 2 hari penuh kalau mau kesini, atau kalau kesini pas musim panas dan kalian suka trekking ke gunung, 3 hari waktu yang paling pas. Tapi kalau kalian cuma punya 1 hari seperti saya, mungkin bisa mengikuti itinerary saya yang lumayan mencakup tempat-tempat penting di Hakone. Saya kesini dengan suami saya menggunakan mobil, tapi di artikel ini saya juga akan memberi informasi transportasi umum kok! Mohon maaf saya justru ga inget jalur mobil karena kami bergantung sama GPS mobil dan saya kerjaannya cuma nyanyi2 ga jelas (plus berusaha supaya ga ketiduran). Waktu tempuh dengan mobil dari Tokyo seharusnya adalah sekitar 2 jam (kalau gak macet). Tapi karena kami nyasar, kami butuh waktu 4 jam untuk sampai lhoooo.. (kok bangga?). Tol di Jepang sangat tricky, mungkin saya akan bahas di kesempatan lain.Begitu sampai Hakone, tujuan pertama kami adalah Hakone Ropeway, dimana kami bisa menaiki ropeway (kereta gantung) untuk menuju Owakudani dan Lake Ashi. Kalau takut ketinggian alternatif nya bisa naik bus kok. Kami memarkir mobil di Stasiun Sounzan, yang juga merupakan stasiun untuk Hakone Tozan Cable Car (beda sama kereta gantung).Untuk menaiki ropeway, kita harus membayar 2.410 yen untuk return ticket (St. Sounzan – Lake Ashi). Bisa juga beli one way kalau kamu mau naik bus pulangnya). Dan saya membeli “Hakone Sightseeing Cruise+Ropeway 1-day Pass” seharga 2.940 yen (989 yen untuk anak2). Tiket ini termasuk tiket PP menggunakan Ropeway dan tiket PP sightseeing tour menggunakan Pirate Ship (yang harga normalnya adalah 1.840 yen). Jadi kalau beli terpisah, kamu mesti membayar 4.250 yen. Lumayan bingit bedanya kan! Dengan tiket ini kamu juga mendapatkan diskon tiket masuk Hakone Gora Park, Narukawa Art Museum, dan Hakone Checkpoint. Tiket bisa dibeli langsung di Stasiun Sounzan. Penampakan Limited Express Romance CarPemandangan di St. SounzanStasiun SounzanPenampakan RopewayPemandangan kawah dilihat dari RopewayAbaikan gambar orangnya :DWujud Ropway dilihat dari OwakudaniDi dalam RopewayPemandangan dari restoran tempat kita makan siang di OwakudaniDari stasiun Sounzan saya naik ropeway dan berhenti di pemberhentian pertama Stasiun Owakudani. Gak lama kok, cuma beberapa menit. Di Owakudani ini lah kamu bisa membeli telur hitam yang sensasional itu! Kenapa sensasional? Karena cangkang telur ini berwarna hitam akibat direndam di sumber air panas belerang di kawah gunung merapi, dan legenda mengatakan kalau kamu memakan telur ini, hidup kamu akan lebih panjang 7 tahun. Jadi kalau kamu makan 10 telur, kamu dapat tambahan umur 70 tahun! Kalau nenek saya yang makan, berarti beliau bisa sampe umur 140 tahun dong ya? Hahahah… Telur ini oleh-oleh paling laris disini. Kalau musim liburan, tengah hari aja bisa udah laku terjual. Hanya saja pada saat saya kesana, aktifitas gunung merapi sedang tinggi sehingga para pekerja tidak bisa merendam/mengambil telurnya karena jalurnya ditutup. Sediiiih... Ga bisa nambah umur 70 tahun. Tapi saya beruntung, karena hari saya pergi adalah hari terakhir dimana Hakone Ropeway beroperasi. Hingga saat ini (dan entah sampai kapan) HAKONE ROPEWAY TIDAK BEROPERASI karena aktivitas gunung merapi Hakone yang meningkat. Walau kamu ga bisa ke Owakudani Valley, kamu tetap bisa ke Lake Ashi dengan menggunakan bus kok!Setelah foto-foto cantik dan makan siang di Owakudani, kami naik ropeway lagi untuk melanjutkan perjalanan ke Togendai (Lake Ashi). Kali ini waktu tempuh lebih lama, sekitar 20menit, dan melewati 1 stasiun lain yang saya lupa namanya. Setelah sampai, saya langsung menuju Pirate Ship karena waktu keberangkatan sebentar lagi (cek jadwalnya di website). Di dalam kapal saya membeli tiket kelas 1 seharga 750 yen PP (worthed banget!). Dengan tiket ini kamu bisa akses dek bagian depan dengan pemandangan yang lebih super, plus dijamin dapat tempat duduk di dalam kabin karena tiket ini terbatas. Kalau ga beli tiket, kamu cuma bisa akses dek bagian belakang, lebih padat, dan berebut tempat duduk. Tour ini cukup lama, 1 jam-an, dan percayalah, kamu bisa masuk angin kalau sepanjang perjalanan kamu berdiri di dek. Anginnya kencenggggg cinnnn…Saya yang tadinya pengen foto dengan bergaya bak Jack & Rose di Titanic, jadi lebih mirip Tessa Kaunang & Komeng di iklan motor anu. Wujud pirate ship, cuma ada 2 dan bergantian berangkatnyaTiket 1 day pass untuk ropeway+pirate ship dan tiket tambahan di kapalInterior di kabin kelas 1Setelah tour selesai, saya sempat jalan-jalan kesekitar Togendai sebentar, karena saya harus mengejar ropeway terakhir untuk kembali ke Sounzan. Togendai sendiri ada banyak resort/penginapan yang berarti banyak onsen juga, dengan banyak permainan air seperti kano, perahu bebek (yang romantis di awal dan betis gede di akhir), dll. Untuk kembali ke Sounzan tinggal duduk manis sampai pemberhentian terakhir. Kalau masih mau mampir ke Owakudani ya tinggal turun aja.Karena hari mulai sore, dari Sounzan kami ingin mencoba salah satu onsen terkenal di Hakone yang kami baca reviewnya di website. Yunessun ini sendiri adalah kawasan Spa Resort, yang memiliki 2 area pemandian, yang satu Yunessun Water Park (dengan konsep kolam bermain dengan 25 jenis kolam), dan Mori no Yu (onsen tradisional). Di water park gender dicampur dan kamu harus pake baju renang, dan di onsen tradisional gender dipisah dan kamu harus benar2 telanjang. Jangan sampai kebalik ya!! Bisa ditangkep ntar.. Untuk Yunessun akan saya bahas di postingan tersendiri karena unik dan menarik. Setelah puas bermain di Onsen hari sudah malam, jadi kami harus kembali ke Tokyo. Setelah seharian capek bermain, sungguh saya kasihan sama suami yang harus menyetir lagi. Tapi apa daya, karena saya gak punya SIM Jepang dan SIM A saya ga berlaku disini, saya ga bisa gantiin nyetir. Sebenernya masih banyak tempat menarik di Hakone yang patut dikunjungi, misalnya Open Air Museum, Hakone Checkpoint, Gora Park, dan juga hiking di gunung Hakone yang mana kamu bisa lihat air terjun super cantik. Saya harus kembali lagi ke Hakone suatu hari nanti! How to go there:1. KeretaLimited Express “Romance Car” jalur Odakyu Stasiun Shinjuku –> Stasiun Hakone-Yumoto (2.080 yen / 85 menit) Express jalur Odakyu Stasiun Shinjuku -> Stasiun Hakone-Yumoto (1.190 yen / 2 jam) Shinkansen “Kodama” atau “Hikari” jalur JR Tokaido Shinkansen Stasiun Tokyo/Shinagawa -> Stasiun Odawara (3.500yen / 30 menit) * Gratis bagi turis pemegang JR Rail Pass. Local/Rapid jalur JR Tokaido Main Line Stasiun Tokyo/Shimbashi/Shinagawa -> Stasiun Odawara (1.500 yen/70-90 menit) * Gratis bagi turis pemegang JR Rail Pass, JR East Pass, dan JR Kanto Area Pass. Local/Rapid jalur JR Shonan Shinjuku Line Stasiun Ikebukuro/Shinjuku/Shibuya -> Stasiun Odawara (1.500 yen/70-90 menit) Catatan:・Kalau sudah sampai di Stasiun Odawara / Stasiun Hakone, untuk kemana2 bisa naik bus Hakone atau kereta jalur Tozan. Silahkan lihat gambar peta jalur.・Untuk pulang ke Tokyo tinggal cari arah sebaliknya. Semua harga yang disebutkan harga sekali jalan ya.2. BusOdakyu Highway Bus (2.000 yen / 2-2.5jam) Terminal Odakyu Highway Bus Shinjuku –> Stasiun Gotemba –> Hakone/Togendai*Di stasiun Gotemba cuma berhenti sebentar, gak perlu ganti bus. Tips hemat:1. Hakone Free Pass (5.140 yen untuk 2 hari / 5.640 yen untuk 3 hari) Kalau kalian beli “Hakone Free Pass”, kalian mendapatkan keuntungan sebagai berikut:1x tiket PP Shinjuku-Hakone menggunakan jalur Odakyu (selain Romance Car) Bebas menggunakan 8 jenis transportasi di Hakone (Hakone Tozan Train, Hakone Tozan Cable Car, Hakone Ropeway, Hakone Sightseeing Cruise, Hakone Tozan Bus, Odakyu Hakone Highway Bus, Numazu Tozan Tokai Bus, Hakone Tozan “Kanko Shisetsu-Meguri” Bus). Diskon tiket masuk tempat-tempat atraksi di Hakone (museum, onsen, dll) Hakone Pass ini dapat di beli di stasiun jalur Odakyu mana saja. Keterangan lebih lengkap silahkan cek di http://www.odakyu.jp/english/deels/freepass/hakone/2. Jenis pass yang lain adalah “Hakone Tozan Train & Cable Car 1-day Pass” (1.540 yen).Dengan tiket ini kamu bisa naik kereta jalur Tozan dan cable car sesering yang kamu mau dalam 1 hari. Ekonomis menurut saya, karena kamu kemana2 harus naik kereta/bus, dan kalau beli satuan pasti lebih mahal. Contohnya, dari Stasiun Odawara (kalau kamu naik JR line) ke Sounzan kamu harus bayar 2.180 yen/PP.Lebih murah kan jadinya? Tiket bisa dibeli di Stasiun Odawara, Stasiun Sounzan, dan Stasiun jalur Tozai mana saja. Penulis adalah admin Page Kehidupan di JepangApril・Saitama Referensi:http://www.odakyu.jp/english/destination/hakone/ http://www.hakonenavi.jp/english/freepass/kaizoku-ropeway/

Continue reading »