Home » Posts tagged "SD"

Essay dari Honda Keisuke sewaktu tamat SD

Ada tradisi di Jepang dimana anak-anak yang lulus SD menulis essay tentang cita-cita masa depannya,dan tentu saja cita-cita ini akan diperjuangkan terus sampai berhasil.Ini salah satu Essay dari Honda Keisuke sewaktu tamat SD (saya coba terjemahkan):"Mimpi masa depan saya" ditulis Maret 1999.Saat saya tumbuh dewasa saya ingin menjadi pemain nomor satu dunia.Saya akan jadi yg terbaik.Untuk menjadi yg terbaik kita harus berlatih dg giat, itu sebabnya saya selalu berlatih dg keras sekarang.Saya bukan pemain yg baik sekarang,tapi saya akan berusaha keras dan pasti menjadi salah satu pemain terbaik dunia.Dan saat itu terjadi saya ingin menjadi kaya dan membayar jasa2 orang tua saya.Saya akan menjadi terkenal lewat Piala Dunia lalu dipanggil main disalah satu team serie A. Setelah itu saya akan menjadi pemain tetap dg nomor punggung 10.Saya ingin punya pendapatan 4 milyar yen pertahun.Saya bercita-cita dikontrak oleh Puma untk sepatu bola atau pakaian olah raga, lalu orang2 seluruh dunia membeli & memakainya.Dan saya akan muncul di turnamen-turnamen dunia setiap 4 tahun dimana banyak orang menonton, Piala Dunia.Setelah bermain dengan baik di Italy saya akan kembali ke Jepang, bertemu dg JFA (*PSSI nya jepang) dan dianugerahi no 10 sebagai kepala figur untuk tim nasioanal.Saya ingin mengalahkan Brazil di final Piala Dunia.Saya ingin berada satu team dg kakak saya (*hiroyuki honda kakak keisuke honda sudah masuk di pro league, tapi pensiun dini karena cedera, sekarang menjadi agen keisuke) bermain di team terkuat dunia memberikan passing yang bagus lalu menciptakan goal dalam pertandingan.* Saya sering berpikir anak baru tamat SD cita-cita nya banyak yg tidak rasional. Tapi Honda membuktikan Cita2 setinggi apapun bila dibarengi usaha dan kerja keras bisa tercapai.Ditulis oleh admin page KdJ Agung Chiba

Continue reading »

How Japanese Kids Study English

Kemarin saya mengajar Bahasa Inggris di salah satu sekolah dasar di Gifu.Kebetulan salah satu kelas gurunya tidak hadir karena sakit.Saya gunakan kesempatan untuk merekam aktifitas study mereka.Pendidikan bahasa inggris di SD di Jepang memang fokus di English is Fun.Mereka melakukannya di kelas khusus untuk belajar bahasa inggris. Bernyanyi, interaksi, game dan dipuji.Mari kita lihat video yang saya rekam..Gifu, 18 Desember 2013Penulis adalah admin page Kehidupan di Jepang-Zaki Gifu-

Continue reading »

Kepolisian di Jepang

Polisi JepangSaya mau berbagi cerita tentang kejadian 2 minggu yang lalu yang tidak sengaja membuat saya berurusan dengan Pak Polisi di sini.Setiap sabtu malam, seperti biasa saya pergi ke gakkou (tempat saya belajar bahasa jepang di sini). Gakkou di mulai pukul 19:30 - 21:30 waktu jepang.Saya terbiasa pulang agak larut bersama beberapa teman serumah & kadang sendirian dengan menaiki sepeda.Di sini, khususnya di daerah tempat tinggal saya, pukul 21:30 jalanan sudah agak sepi & tempat belanja telah tutup, hanya jalan utama yang masih di lalui mobil.Biasanya hanya kombini, pom bensin, tempat karaoke, tempat main game dan beberapa tempat makan yang buka 24 jam. Malam itu saya terpaksa pulang melewati jalanan sepi sendiri, walaupun sebenarnya takut karena gelap.Saya mengayuh sepeda dengan cepat, berpapasan dengan seorang pengendara sepeda lain dari arah depan (saya sempat berfikir apakah itu orang indonesia salah satu teman gakkou karena banyak orang indonesia di tempat saya tinggal), saya memperlambat kayuhan kaki & tak lama orang tadi berbalik arah menjadi berada di samping saya, ternyata dia seorang lelaki.Dia memulai pembicaraan dengan bertanya (saya arti kan percakapannya dengan mudah)Dia: chotto kikitain desu..(bolehkah saya bertanya).Saya: nan desuka? (Iya, ada apakah?)Dia: kawairashii kara,, kekkon shite ! (Anda manis, menikahlah denganku) Dengan mimik muka kurang sopan.Saya: ee !!! Naniii,, kowaiiii (hah apa!!! Takuuuutt) dan langsung kabur.Dia: chotto matte .. Chotto matte (Terdengar teriakan dari arah belakang)Pada waktu itu, jujur saya kaget & takut melihat muka lelaki itu, karena takut dia mengejar saya putuskan berbelok ke toko orang brazil yang masih buka.Dengan tergesa-gesa & masih takut, saya berniat meminjam hp pemilik toko untuk menelpon ke orang rumah untuk menjemput saya.Melihat saya ketakutan ibu pemilik toko bertanya kenapa?Saya hanya menjawab di sana ada lelaki aneh & saya takut.Dia memberitahu segerombolan orang2 brazil yg ada di situ & mereka meminta saya menunjukkan tempatnya, saya mengatakan bahwa saya tidak apa2, si ibu malah bilang ayo tunjukkan, nanti bukan kamu saja yg di ganggu.Dengan terpaksa saya, seorang ibu2 juga 3 orang lelaki brazil menaiki mobil mencari lelaki aneh tadi, singkat cerita kami menemukan lelaki aneh itu, mobil langsung di parkir & ketika lelaki brazil keluar mobil lelaki aneh itu biasa saja, tetapi setelah melihat saya keluar mobil dia memutar balik sepedanya & 3 lelaki brazil tadi langsung mendekap lelaki itu.Ibu2 tadi langsung menghakimi lelaki itu, dengan bahasa jepang yg lancar, apa yg kamu lakukan, beraninya menganggu orang luar negeri di sini, kamu gak punya ibu atau adik perempuan dll ternyata dia lelaki jepang.Ibu tadi malah berinisiatif menelpon polisi, saya hanya bisa menuruti si ibu.Selang beberapa menit 4-5 buah mobil polisi tiba, saya di tanyai KTP, kronologi kejadian, olah TKP ke tempat kejadian, dll saya juga di suruh jujur apakah ada yg di sentuh atau tidak, saya jawab tidak.Akhirnya tanpa bisa menolak saya di bawa ke kantor polisi (kaya mimpi), saya di bawa ke ruangan yg hanya ada saya & seorang bapak polisi (seperti yang biasa saya lihat di film2) di interogasi, dipindahkan ke ruangan lain & di tanyai oleh bapak polisi yg berbeda.Bapak polisi yg terakhir menulis laporan kejadian dengan menyanyai saya, pertanyaan yg paling engga banget menurut saya, apakah di indonesia belum pernah ada lelaki yg berkata seperti itu? (Menikahlah denganku) kesannya tuh kaya saya gak pernah punya seseorang yg special sampai berkata seperti itu kepada saya .__.# tapi maksud si bapak mungkin apakah kata2 seperti itu tidak lazim di katakan di negara anda?Jelas tidak, masa iya orang baru ketemu ngajak nikah kan. saya sudah menahan kantuk & rasa ingin pipis dari tadi, si bapak masih menulis laporan panjang, saya di tawari minum kopi oleh bapak polisi dengan senyum manis dari luar ruangan, saya bilang tidak apa2 & terimakasih saja karena sebenarnya saya tidak minum kopi, si bapak malah bilang tidak usah malu2 karena ini kantor polisi (terus apa hubungannya? Dalam hati).Sudah setengah 1 malam si bapak belum selesai juga menulis tangan laporannya, saya izin ke toilet & sepulang dari toilet si bapak polisi membawakan saya banana ore (susu rasa pisang) tahu saja saya sukanya minum susu (dalam hati).Pukul 1:30 malam laporan baru selesai, terakhir si bapak berpesan agar saya hati2 dan lapor lagi kalau terjadi sesuatu, karena kami ingin orang luar negeri juga bisa tinggal dengan tenang di jepang dan katanya lelaki jepang itu sudah 2x di tangkap dengan kasus yg sama.Sepeda yg dia bawa juga curian. Saya kaget & bertanya apakah lelaki itu tinggal di daerah sini?Si bapak menjawab tidak perlu khawatir. Terakhir saya di beri kartu nama si bapak, alarm pengaman (yg biasa di gantung di tas anak SD di sini) senter, juga pulpen & pensil bergambar polisi (lumayan buat kenang2an).Kenang-kenangan dari pak polisiSaya di antar sampai depan pintu rumah, di jalan pak polisi bertanya, baru pertama ya ke kantor polisi? saya jawab iya pak, takut sama polisi?Tidak, saya tahu polisi jepang baik2.Arigatou kata si bapak dengan PD nya, aisshhhh :| .Pesan terakhir si bapak lain kali main lagi ke kantor polisi ya ! Hehe saya hanya tertawa.Kesan saya.. Memang polisi jepang mukanya baik2, terus pelayanannya, super sekali !Kasus seperti itu di tangani dengan sangat serius, mungkin kebanyakan orang berfikir itu hal sepele.Maaf ya ceritanya kepanjangan, terimakasih banyak buat yg baca sampai beres.Oyasuminasai13 Juni 2014Penulis adalah admin page KdJ-Nia Shiga-

Continue reading »

Budaya membersihkan kelas

Anak kelas 1 SD membersihkan kelasSekolah di Jepang tidak memperkerjakan petugas kebersihan.Yang membersihkan kelas, toilet dan ruangan sekolah yang lain adalah para murid sendiri setiap hari setelah istirahat makan siang atau setelah jam pulang sekolah berbunyi.Pendidikan moral yang ditanamkan untuk murid menghargai, bertanggung jawab dan melayani kepentingan bersama.Hal ini mengajarkan supaya murid tidak merendahkan pekerjaan bersih2, karena bersih2 itu adalah sebuah kewajiban.Membersihkan kelas juga waktu untuk mengobrol bersama teman, bermain dan bersosialisasi sehingga otak tidak terlalu jenuh dan di forsir untuk pelajaran formal. Budaya ini juga berlaku di luar sekolah.Seperti di food court atau di fast food restoran, setelah makan kita wajib mengembalikan kotor kita ke counter tempat cuci piring,membuang sampah makanan kita dan membersihkan sendiri meja tempat kita makan.Bahkan di tempat kerja juga sama. Karyawan di sebuah perusahaan punya jadwal wajib untuk membersihkan kantor dan toilet.Bersih-bersih bukan pekerjaan yang kotor, tapi sebuah budaya, tradisi dan gaya hidup yang melekat di Jepang.

Continue reading »

English Adventure Camp in Japan

Safety first!Walaupun hujan hiking tetap jalanHey hooo…Kali ini saya mau berbagi info pekerjaan sambilan menarik nih bagi kalian yang berumur 18 tahun ke atas dan ingin merasakan pengalaman bekerja sambil bermain di Jepang...Info ini gak cuma buat kalian yang sudah ada di Jepang saja, tetapi juga bagi kalian semua yang ada di Indonesia lho!!Udara yang panas, sering hujan, mulai banyak nyamuk dan serangga, merupakan tanda-tanda summer sudah ada di ujung mata.Musim panas ini salah satu yang ditunggu para pelajar di Jepang, apalagi kalau bukan karena ada libur musim panas yang sangaat panjang. Kegiatan yang paling menjadi favorit selama summer holiday adalah pergi ke pantai atau berkemah. Nah… Bagi kalian yang tertarik untuk mengisi waktu senggang di bulan Juli-Agustus, mungkin kalian bisa mempertimbangkan menjadi camp staf di English Adventure Summer Camp! Apaan sih itu?Saat hikingEnglish Adventure (EA) adalah sebuah perusahaan yang didirikan oleh Dave Paddock, seorang warga Australia yang sudah lama menetap di Jepang.Aktivitas utama perusahaan ini adalah menyelenggarakan camp/perkemahan untuk anak-anak sekolah di Jepang saat libur musim panas dan musim dingin. Sebenarnya sudah banyak organisasi yang menawarkan English Camp, bahkan ada sekolah-sekolah yang juga mengadakan English Camp nya sendiri.Yang membuat EA camp ini berbeda dengan English camp yang lain adalah staf nya 100% orang asing (atau orang Jepang yang tinggal di negara lain), di mana camp lain mungkin hanya menyediakan 1-2 orang native speaker dan sisanya orang Jepang yang “bisa” berbahasa Inggris.Karena tahun lalu saya masih jadi ALT dan sekolah tempat saya mengajar libur, jadi saya mengambil kesempatan untuk menjadi salah satu staf di EA Summer Camp ini. Saya tahunya juga dari iklan lowongan di Gaijinpot (again..). Selama 5 minggu dari akhir Juli-Agustus, saya berpetualang ke gunung Chichibu bersama ratusan anak-anak dan remaja Jepang. Tapi saya gak terus-terusan berada di gunung selama 5 minggu…Dari Senin-Jumat kami berkemah, lalu setiap Sabtu kami kembali ke Tokyo dan hari Senin nya kembali lagi ke Chichibu dengan kelompok peserta yang berbeda. Oya, pilihan tempat camp nya gak Cuma di Chichibu saja, tetapi juga di Hakuba.APA SAJA TUGASNYA?Sebagai Group Leader, saya ditugaskan untuk menjadi “kakak kemah” bagi 1 kelompok, dan dari Senin-Jumat saya terus mendampingi kelompok tsb untuk menjalani berbagai macam aktivitas kemah. Selain bermain bersama, kita juga harus memastikan keamanan para peserta. Field play sessionSIAPA SAJA PESERTA CAMP NYA?Anak-anak sekolah dari seluruh Jepang, dari kelas 1 SD sampai 3 SMP.Mereka dibagi menjadi 3 kelompok umur: kelompok A (kelas 1 SD-2 SD), B (kelas 3 SD–4 SD), dan dan C (kelas 5 SD–3 SMP).Saya sendiri memilih kelompok A dan B karena saya ga pede mendampingi sekelompok remaja. Badan saya kecil, takut ga bisa mengamankan mereka kalau ada apa2. Ada juga saya yang diamankan. Hahaha.. Salah satu kelompok yang saya dampingiJapanese kids are soo cute and sweetSIAPA SAJA YANG BISA MENJADI STAF?Mereka yang sudah ada di Jepang dan memiliki visa yang memperbolehkan untuk bekerja. Mereka yang tinggal di luar Jepang tapi berminat untuk menjadi staf EA Camp (hanya sementara, jadi setelah acara kemah selesai mereka harus kembali ke negaranya.)CARA MENDAFTARSilahkan cek persyaratan di web resmi mereka http://www.english-adventure.org/index.php?PageId=21, lalu daftar di form yang tersedia sesuai situasi kamu (A atau B). Kalau mereka tertarik, mereka akan menghubungi kamu untuk interview. Pendapat saya tentang EA Summer Camp?SERU BANGET! Dapatkah anda menemukan saya di gambar LOLKenapa seru?Saya bisa berkenalan dengan puluhan staf lainnya yang berasal dari berbagai negara, mulai dari Australia, Inggris, Amerika, Uzbekistan, Filipina, Italia, Jerman, dan juga orang Jepang yang sangat fasih Bahasa Inggrisnya. Mereka sangat seru dan supportif. Dan tentu saja pertemanan itu tidak berakhir saat acara kemah selesai. Bisa bermain bersama ratusan anak-anak dan remaja yang selalu berganti tiap minggunya. Saat kamu menerima pelukan dari mereka di akhir minggu dan berkata bahwa mereka sangat menikmati acara ini, saya sangat bahagiaaa sekali… Saya punya pengalaman berkemah dan mengerti seluk-beluk perkemahan dan permainan outbound Saya bisa mengisi waktu liburan saya dengan mengunjungi tempat wisata baru, bermain sekaligus menghasilkan duit bokk…Scavenger hunt, permainan mencari jejakBermain air di sungai setelah 4 jam hikingSesi api unggun dan makan marshmallowHiking di gunung ChichibuSelama 5 minggu berturut-turut saya harus hiking selama 4 jamNot my favorite part.. haha..Oiya, selain Summer Camp, mereka juga mengadakan Winter Camp dan Spring Camp. Kalau Winter Camp hanya 1 minggu saja, biasanya akhir Desember sebelum hari Natal. Tempatnya di Hakuba yang terkenal dengan saljunya yang sangat lembut seperti busa. Untuk tau lebih jelas mengenai kegiatan dan lain-lain, silahkan langsung cek ke website nya ya..Good luck friends!!Link;http://www.english-adventure.org/index.phpPenulisApril•Saitama

Continue reading »

PENDIDIKAN ANAK ALA JEPANG

Rahasia Pendidikan TK, SD, dan Daycare di Jepang[Bisa Langsung Ditiru dan Dipraktekkan]Suatu hari, saya dan seorang kawan mengantri di sebuah stasiun di kota Nara-Jepang. Tiba-tiba, kawan saya tersebut berseru sambil mengarahkan jari telunjuknya ke arah deretan panjang warga Jepang yang sedang berdiri mengantri sambil membaca buku.Kita masyarakat beragama. Kita memiliki ayat dalam kitab suci yang memerintahkan kita untuk membaca. Lalu, kenapa malah mereka (masyarakat Jepang) yang notabene tidak beragama, justru yang gemar membaca? Seharusnya kita bisa lebih baik dari mereka.Pertanyaan itu terus menghantui saya. Benar juga apa yang ia katakan. Kita memiliki aturan dan perintah untuk membaca dalam kitab suci. Namun, justru kebanyakan dari kita jarang mengamalkannya. Sedangkan masyarakat Jepang yang bisa dikatakan tidak beragama, justru mengamalkan ajaran-ajaran dari kitab suci kita. Tak hanya ajaran untuk membaca, namun juga ajaran dalam menjaga kebersihan, kedisiplinan, ketertiban, hingga menjaga kenyamanan orang lain. Orang Jepang lebih mengamalkan ajaran-ajaran itu ketimbang kita.... (dikutip dari halaman 84). Lalu, adakah yang kurang tepat pada pendidikan di negara kita? Khususnya pendidikan anak, di mana karakter manusia dewasa terbentuk sejak anak-anak. Temukan berbagai rahasia pendidikan anak di Jepang dalam buku ini. Rahasia yang sebenarnya sangat mudah kita tiru dan terapkan di sekolah, daycare, maupun di rumah kita. Testimoni: "...Buku yang sangat luar biasa. Saya banyak belajar dari buku ini. Karena saya juga mengagumi sistem pendidikan di Jepang. Semoga bisa menjadi pencerahan bagi para orang tua dan pendidik di Indonesia…” (Kak Seto, Tokoh Pemerhati Anak) Buku ini membeberkan nilai-nilai positif dari pendidikan masyarakat Jepang yang bisa kita tiru bersama. Memang tidak semua budaya mereka sempurna. Namun, apabila kita bisa mengambil nilai-nilai positif yang mereka miliki, bukanlah mustahil kita bisa menjadi bangsa yang jauh lebih besar dan berakhlak mulia. (Dr. Berry Juliandi - Alumnus NAIST Jepang, Dosen IPB dan Chief and Editor Hayati Journal) Penulis : Saleha Juliandi, M.Si & Juniar Putri, S.Si ISBN : 978-602- 1277-195 Tebal Buku : 200 halamanBagi yang ingin pesan buku ini bisa contact ke alamat emaillayanankdj@gmail.com

Continue reading »