Home » Posts tagged "KDJ"

Kecelakaan Kerja

Beberapa hari yang lalu waktu bekerja tak sengaja jari saya terjepit mesin. Karena berdarah cukup banyak, saya diantar orang perusahaan ke rumah sakit. Setelah dicek rontagen, hasilnya jari manis saya mengalami patah tulang, dan mengalami 7 jahitan untuk memberhentikan pendarahan. Biaya dokter, operasi kecil dan obat sekitar 15000 yen. Dan saya tidak membayar sepeserpun. Dan besok saya ke rumah sakit untuk ke tiga kalinya untuk perawatan berkala, dan biayanya pemerintah yang menanggung.Mengapa?Jika sahabat KDJ bekerja di jepang dan mendapatkan kecelakaan waktu bekerja atau kecelakaan pada waktu berangkat atau pulang kerja, sahabat KDJ tidak perlu membayar biaya dokter, obat dan perawatan di rumah sakit karena pemerintah yang membayarnya.Ini dinamakan " 労災 Rousai " , 労働者災害補償保険 artinya, "Asuransi untuk kecelakaan kerja". Rousai tidak hanya mencover biaya medis, tetapi juga 80% gaji sahabat KDJ, bila tidak bisa bekerja karena cedera dan tidak dibayar perusahaan.Saya dan teman saya yang bekerja di departemen tenaga kerja jepang bisa membantu untuk mengurus rousai bila perusahaan sahabat KDJ bertindak sewenang wenang.Dengan catatan, sahabat kdj masuk dan ikut asuransi shakai 社会保険(shakai hoken).

Continue reading »

Ngosek WC di Jepang

Foto toilet di rumah lansiasumber GoogleSelamat pagi menjelang siang para sahabat KDJ.Saat ini di Jepang sudah siang hari , saya baru saja pulang kerja setelah dinas malam.Saya ingin berbagi cerita dengan sahabat KDJ yang berada di Indonesia. Saat melaksanakan jaga malam, ada salah satu kewajiban yang harus saya lakukan, yakni membersihkan WC atau toilet. Yang dalam bahasa Jepang disebut 便所(べんじょ/benjyo) atau yang lebih sering digunakan kosakata dari bahasa asing トイレ/toire.Saat melakukan pekerjaan itu saya teringat, video yang sempat menggegerkan dunia maya di Indonesia, tentang TKW yang membanggakan pekerjaan dan gajinya. Yang terlintas adalah saat TKW mengatakan "ora ngosek WC" tidak membersihkan toilet.Yahh saya memang bekerja membersihkan toilet, bukan hanya membersihkan toilet, namun hampir semua yang berhubungan dengan kegiatan sehari-hari manusia. Mulai dari bangun hingga tidur, mulai dari makan hingga "maaf" berak, mulai dari suka hingga duka. Saya bekerja sebagai Perawat lansia, atau dalam bahasa Inggris disebut caregiver atau careworker, yang dalam bahasa Jepang sering disebut 介護士(かいごし/kaigosi).Yang bekerja merawat lansia atau orang cacat untuk menjalani kehidupan sehari-hari. Beberapa bagian dari tugas saya memang bergelut dengan kotoran, baik kotoran sampah saat membersihkan ruangan maupun kotoran dari manusia saat membantu buang air besar. Termasuk juga membersihkan toilet. (Lain waktu saya ingin bercerita lebih banyak tentang pekerjaan saya). Yahh mungkin, ada sebagian dari sahabat merasa bahwa pekerjaan ini adalah pekerjaan rendahan yang jorok atau kotor, namun saya melakukan pekerjaan ini dengan sadar atas pilihan saya sendiri. Bukan karna paksaan atau karena terpaksa, tp karena saya merasa disinilah rezeki saya.Dan yang pasti ini bukan pekerjaan haram. Yang ingin saya sampaikan kepada sahabat semua, membersihkan toilet itu bukan pekerjaan hina.Apalagi dijepang membersihkan toilet itu pekerjaan semua orang, baik itu pegawai bawahan sampai pegawai atasan. Apalagi dalam sebuah pabrik atau kantor, biasanya toilet dibersihkan secara bergiliran oleh semua karyawan.Karna hampir tidak ada petugas kebersihan khusus (terkecuali tempat umum). Jadi hampir semua pekerja akan mendapat tugas membersihkan toilet. Dalam masyarakat Jepang sendiri, menganggap adanya トイレの神様(といれのかみさま/toirenokamisama) atau dewa toilet, yang berada di toilet, jadi kebersihan toilet harus selalu dijaga.Bahkan dijaga agar tetap kering. Dan yang perlu dicatat toilet dijepang tidak seperti toilet di Indonesia apalagi toilet umum, jauh lebih bersih dibanding toilet umum diindonesia.Dan yang perlu dicatat hampir tidak ada toilet umum yang bayar. (Ada beberapa toilet umum yang bayar salah satunya di Gunung fuji).Jadi jangan mengira bahwa membersihkan toilet itu pekerjaan yang hina."Rumangsamu, ngosek WC ki hina?? Yoooo oraaaa"Salam sahabat KDJPenulis adalah admin page KdJ -eCKoTokushima-

Continue reading »

Air Bekas Cuci Beras

Sahabat KDJ, kali ini saya mau berbagi tentang salah satu kegiatan rutin saya sebagai shufu (Ibu Rumah Tangga).Sederhana sih, tapi mudah-mudahan membawa manfaat untuk sahabat KDJ yang ada di Indonesia tercinta.Pasti sahabat KDJ sudah tidak asing dengan air bekas cuci beras, Bahasa Jawa-nya kalau tidak salah banyu leri, yang airnya berwarna putih susu itu.Semenjak saya di Jepang, setiap mencuci beras, air bekas cucian-nya selalu saya simpan di ember kecil, awalnya suami saya yang mengajari hal itu dan akhirnya jadi kebiasaan. Mengapa harus disimpan di ember kecil dan ga dibuang begitu saja di butler sink/kitchen sink.???Kan enak ya ga perlu repot, tinggal mak byor grujuuuk hilang deh... Ternyata itu salah satu upaya masyarakat Jepang untuk menjaga kebersihan air sungai, danau, dan laut di Jepang, supaya airnya tidak menjadi keruh. Heeeeemm... Pantesan setiap saya lihat sungai, danau, dan pantai di Jepang airnya pada bersih dan jernih.Nah lalu air bekas cuci beras tadi dipakai buat menyiram tanaman & bunga di pot atau di kebun di rumah masing-masing, jadi tanaman & bunga-pun mendapat nutrisi & vitamin. Katanya, bunga & tanaman itu juga makhluk hidup, jadi mereka juga butuh nutrisi & vitamin seperti manusia.Oooohhh (sambil manggut-manggut). Dengan melakukan hal ini, kita mendapat dua keuntungan sekaligus.Kalau diperibahasakan seperti: Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui; atau sekali tepuk dua lalat.Dalam Bahasa Jepang-pun ada peribahasanya yaitu; Isseki Nichau (satu batu dua burung), artinya 'Membunuh dua ekor burung dengan satu batu'.Tidak hanya air bekas cuci beras saja yang tidak dibuang langsung ke kitchen sink, hal ini juga berlaku untuk bekas minyak goreng, bekas makanan yang berminyak yang kental & berwarna kuat. Untuk mengelap-nya dari peralatan dapur, biasanya menggunakan kitchen paper/tisu dapur.Dan untuk sampah organik seperti potongan/kupasan kulit buah & sayur, dan tulang ikan dikumpulkan lalu nantinya ditanam di tanah di kebun rumah. Tapi ini hanya dilakukan oleh mereka yang masih ada kebun atau paling tidak masih ada sedikit tanah kosong di sekitar rumah mereka.Alasannya adalah untuk memberi nutrisi pada tanah dan untuk sedikit membantu pemerintah dalam hal penanggulangan sampah.Adakah sahabat KDJ di Indonesia & Okusan Tachi di Jepang melakukan seperti apa yang saya lakukan waktu merajalela di dapur.???Atau mungkin ada yang tergerak hatinya untuk melakukan hal yang sama setelah membaca tulisan saya yang panjang x lebar ini, demi menjaga kebersihan air sungai, danau, laut dan lingkungan di Indonesia.???Anyway, saya pamer air bekas cuci beras saya ah, sebelum besok pagi saya pakai nyiram tanaman & bunga-bunga saya.22 Agustus 2013Penulis adalah admin page KdJ~Widi Yokohama-Kanagawa~

Continue reading »