Home » Posts tagged "Japan"

Perayaan Tahun Baru 2013

Perayaan Tahun Baru di Jepang sangat jauh berbeda dari negeri kita. Kemeriahan, pesta, kembang api, terompet bisa dikatakan tidak ada sama sekali. Saya sedikit agak "kecewa", tapi sebaliknya ini merupakan pengalaman unik tersendiri yang saya alami.Di keluarga Jepang saya, tahun baru berarti baju baru.! Ya, tahun baru harus memakai baju baru, itu sebuah tradisi di keluarga saya, jadi mungkin berbeda untuk keluarga lainnya. Karena itu pada tanggal 31 dari pagi sampai sore kami berbelanja di Mall untuk membeli baju baru.Pada malam harinya semua anggota keluarga biasanya berkumpul di rumah otoosan (ayah), tetapi karena mertua saya bercerai, kami berkumpul di rumah ibu untuk makan dan minum bersama (pesta keluarga). Sudah tradisi kalau tahun baru di Jepang semua orang pulang ke kampung halaman untuk merayakannya bersama keluarga, anak-anak diberi "otoshi dama" (お年玉) yang berarti "angpao", saling mengirim "nengajou" 年賀状 (kartu ucapan tahun baru) dan memakan osechi ryouri bersama-sama.Osechi Ryouri (お節料理)Selama 3 hari pertama di awal tahun, wanita di Jepang tidak boleh menggunakan tungku dan memasak makanan selain zoni (sup berisi mochi). Hal ini dilakukan untuk menghindari luka atau terbakar akibat memasak, yang menandakan kemalangan sepanjang tahun. Jadi, semua hidangan pada tahun baru, disiapkan menjelang akhir tahun. Agar tahan lama Osechi Ryouri diawetkan dengan dibuat acar, diasinkan atau dikeringkan lalu disantap dingin.Secara tradisional Osechi Ryouri dibuat sendiri di rumah, tapi karena membuatnya cukup merepotkan dan memakan waktu, okaasan membeli Osechi Ryouri di swalayan meskipun harganya relatif mahal.Okaasan pun menerangkan arti susunan Osechi Ryouri yang merupakan sebuah harapan orang jepang di tahun baru :Datemaki 伊達巻 ➩ telur dadar yang digulung bagaikan kitab sutra, dimakan sebagai lambang kebijakan dan pengetahuan.Kazunoko 数の子➩ telur ikan berwarna kuning, sebagai harapan dikaruniai banyak anak di tahu n baruKonbu 昆布 ➩ semacam rumput laut, bermakna kegembiraanKuromame 黒豆 ➩ kacang kedelai hitam, sebagai harapan agar sehat sepanjang tahunTazukuri 田作り➩ sejenis ikan teri dimasak dengan kecap, harapan supaya panen melimpahKamaboko 蒲鉾 ➩ makanan olahan dari ikan yang dihaluskan berwarna putih sedikit merah, melambangkan beras merah dan beras putih.Ebi エビ ➩ udang dan yang panjang dan melengkung sebagai lambang orang yang sudah tua, dimakan sebagai harapan supaya umur panjangYang lainnya maaf saya lupa namanya.. Dari sekian macam jenis yang paling saya suka adalah Tazukuri (ikan teri), karena rasanya hampir sama dengan masakan ikan teri Indonesia, enak maknyos.Wagashi (和菓子) jajan tradisional jepangokaasan sengaja membeli untuk mengenalkannya pada sayarasanya manis dan kenyalshabu-shabu (しゃぶしゃぶ)Shabu-shabu adalah menu utama malam tahun baru kali ini, karena musim dingin setiap tahun baru selalu memasak masakan di panci (なべ)kemudian dimakan selagi panas bersama-sama. Selama masih kuat, saya makan terus sampai kenyang.Pada jam 11 malam pergantian tahun saya bersama istri saya pergi untuk bertemu teman, yang kemudian bersama-sama membunyikan lonceng di kuil, di dekat rumah teman. Sebuah tradisi yang artinya melupakan dan melepaskan hal-hal yang buruk di tahun 2012.Dibunyikan secara bergiliran sebanyak 108 kaliPagi harinya jam 9, kami bersama otousan (tidak disertai okaasan) pergi untuk berdoa di kuil Chiyobo Inari jinja (千代保稲荷神社) yang terletak di Propinsi Gifu (岐阜県) Kota Kaitsuji (海津市).Ootorii 大鳥居 (Gerbang Merah) SelatanSumber foto dari wikipedia JapanOotorii (Gerbang Merah) TimurSumber foto dari wikipedia Japanjalan menuju ke kuilSumber foto dari wikipedia JapanGerbang Utama masuk kuilBanyak sekali orang-orang yang datang ke kuil, mencari tempat parkirpun sangat susah. Bahkan untuk mencapai gerbang utamapun bukan perjuangan yang mudah karena antrian yang sangat panjang. Kami menunggu dan berbaris kurang lebih satu jam baru bisa masuk ke kuil. Ditambah lagi musim dingin bisa dibayangkan dinginnya, tapi beruntung bagi kami waktu itu cuaca sangat cerah jadi tidak sebegitu dingin.Setelah masuk gerbang utama kami membeli sesajen seharga 50 yen. dan membasuh tangan dan kaki. Kemudian meletakkan lilin kecil di tempat yang disediakan lalu melemparkan sesajen dan uang receh ke dalam kuil sambil menepukkan tangan tanda berdoa.Orang-orang melemparkan sesajen dan koinKuil tempat melemparkan sesajen dan koinSumber foto dari wikipedia JapanMenuju ke pintu keluarSetelah keluar dari kuil karena lapar kami menyempatkan diri untuk makan di sekitar kuil. Menu yang saya makan adalah namazu (lele versi jepang)Namazu ナマズBerbeda memang dengan pecel lele, tidak ada sambal. Yang ada hanya Lele di belah dua dengan rasa manis dan nasi. Karena makan pakai tangan dianggap tidak sopan di Jepang, mau tidak mau memakan lele dengan sumpit, cukup susah sekali memakannya.Selesai makan kami berbelanja untuk makan malam di rumah otousan dan hari berikutnya pergi berdoa di tempat yang sama bersama okaasan.Note :Perayaan tahun baru tidak ada kata harus pergi ke kuil di dalam negeri ini. Perayaan tahun baru di tempat lain seperti hotel dan tempat hiburan lainnya tidak kalah meriahnya, bahkan lebih meriah karena dikelola secara modern dan profesional.Di beberapa tempat seperti Tokyo Disneyland, Tokyo DisneySea dan Universal Studio menggelar acara khusus tahun baru yang dikunjungi hampir dua kali lipat dari hari biasa, demikian juga dengan pusat wisata lainnya.

Continue reading »

Kokoro no tomo

Kokoro no Tomo - by admin page KdJ Aditya Ehime (Zivilia cover) Video locations: Dogo Onsen (Dogo Spa), Okaido, Matsuyama City, Japan.Admin page FB KdJ yang satu ini sangat kreatif dalam membuat video klip dengan latar belakang Kehidupan di Jepangnya, cita-citanya mungkin jadi artis kali ya.. :DMari kita tunggu video kreatif yang lainnya oleh Aditya Ehime, dan jangan lupa subscribe youtube channelnya.

Continue reading »

English Adventure Camp in Japan

Safety first!Walaupun hujan hiking tetap jalanHey hooo…Kali ini saya mau berbagi info pekerjaan sambilan menarik nih bagi kalian yang berumur 18 tahun ke atas dan ingin merasakan pengalaman bekerja sambil bermain di Jepang...Info ini gak cuma buat kalian yang sudah ada di Jepang saja, tetapi juga bagi kalian semua yang ada di Indonesia lho!!Udara yang panas, sering hujan, mulai banyak nyamuk dan serangga, merupakan tanda-tanda summer sudah ada di ujung mata.Musim panas ini salah satu yang ditunggu para pelajar di Jepang, apalagi kalau bukan karena ada libur musim panas yang sangaat panjang. Kegiatan yang paling menjadi favorit selama summer holiday adalah pergi ke pantai atau berkemah. Nah… Bagi kalian yang tertarik untuk mengisi waktu senggang di bulan Juli-Agustus, mungkin kalian bisa mempertimbangkan menjadi camp staf di English Adventure Summer Camp! Apaan sih itu?Saat hikingEnglish Adventure (EA) adalah sebuah perusahaan yang didirikan oleh Dave Paddock, seorang warga Australia yang sudah lama menetap di Jepang.Aktivitas utama perusahaan ini adalah menyelenggarakan camp/perkemahan untuk anak-anak sekolah di Jepang saat libur musim panas dan musim dingin. Sebenarnya sudah banyak organisasi yang menawarkan English Camp, bahkan ada sekolah-sekolah yang juga mengadakan English Camp nya sendiri.Yang membuat EA camp ini berbeda dengan English camp yang lain adalah staf nya 100% orang asing (atau orang Jepang yang tinggal di negara lain), di mana camp lain mungkin hanya menyediakan 1-2 orang native speaker dan sisanya orang Jepang yang “bisa” berbahasa Inggris.Karena tahun lalu saya masih jadi ALT dan sekolah tempat saya mengajar libur, jadi saya mengambil kesempatan untuk menjadi salah satu staf di EA Summer Camp ini. Saya tahunya juga dari iklan lowongan di Gaijinpot (again..). Selama 5 minggu dari akhir Juli-Agustus, saya berpetualang ke gunung Chichibu bersama ratusan anak-anak dan remaja Jepang. Tapi saya gak terus-terusan berada di gunung selama 5 minggu…Dari Senin-Jumat kami berkemah, lalu setiap Sabtu kami kembali ke Tokyo dan hari Senin nya kembali lagi ke Chichibu dengan kelompok peserta yang berbeda. Oya, pilihan tempat camp nya gak Cuma di Chichibu saja, tetapi juga di Hakuba.APA SAJA TUGASNYA?Sebagai Group Leader, saya ditugaskan untuk menjadi “kakak kemah” bagi 1 kelompok, dan dari Senin-Jumat saya terus mendampingi kelompok tsb untuk menjalani berbagai macam aktivitas kemah. Selain bermain bersama, kita juga harus memastikan keamanan para peserta. Field play sessionSIAPA SAJA PESERTA CAMP NYA?Anak-anak sekolah dari seluruh Jepang, dari kelas 1 SD sampai 3 SMP.Mereka dibagi menjadi 3 kelompok umur: kelompok A (kelas 1 SD-2 SD), B (kelas 3 SD–4 SD), dan dan C (kelas 5 SD–3 SMP).Saya sendiri memilih kelompok A dan B karena saya ga pede mendampingi sekelompok remaja. Badan saya kecil, takut ga bisa mengamankan mereka kalau ada apa2. Ada juga saya yang diamankan. Hahaha.. Salah satu kelompok yang saya dampingiJapanese kids are soo cute and sweetSIAPA SAJA YANG BISA MENJADI STAF?Mereka yang sudah ada di Jepang dan memiliki visa yang memperbolehkan untuk bekerja. Mereka yang tinggal di luar Jepang tapi berminat untuk menjadi staf EA Camp (hanya sementara, jadi setelah acara kemah selesai mereka harus kembali ke negaranya.)CARA MENDAFTARSilahkan cek persyaratan di web resmi mereka http://www.english-adventure.org/index.php?PageId=21, lalu daftar di form yang tersedia sesuai situasi kamu (A atau B). Kalau mereka tertarik, mereka akan menghubungi kamu untuk interview. Pendapat saya tentang EA Summer Camp?SERU BANGET! Dapatkah anda menemukan saya di gambar LOLKenapa seru?Saya bisa berkenalan dengan puluhan staf lainnya yang berasal dari berbagai negara, mulai dari Australia, Inggris, Amerika, Uzbekistan, Filipina, Italia, Jerman, dan juga orang Jepang yang sangat fasih Bahasa Inggrisnya. Mereka sangat seru dan supportif. Dan tentu saja pertemanan itu tidak berakhir saat acara kemah selesai. Bisa bermain bersama ratusan anak-anak dan remaja yang selalu berganti tiap minggunya. Saat kamu menerima pelukan dari mereka di akhir minggu dan berkata bahwa mereka sangat menikmati acara ini, saya sangat bahagiaaa sekali… Saya punya pengalaman berkemah dan mengerti seluk-beluk perkemahan dan permainan outbound Saya bisa mengisi waktu liburan saya dengan mengunjungi tempat wisata baru, bermain sekaligus menghasilkan duit bokk…Scavenger hunt, permainan mencari jejakBermain air di sungai setelah 4 jam hikingSesi api unggun dan makan marshmallowHiking di gunung ChichibuSelama 5 minggu berturut-turut saya harus hiking selama 4 jamNot my favorite part.. haha..Oiya, selain Summer Camp, mereka juga mengadakan Winter Camp dan Spring Camp. Kalau Winter Camp hanya 1 minggu saja, biasanya akhir Desember sebelum hari Natal. Tempatnya di Hakuba yang terkenal dengan saljunya yang sangat lembut seperti busa. Untuk tau lebih jelas mengenai kegiatan dan lain-lain, silahkan langsung cek ke website nya ya..Good luck friends!!Link;http://www.english-adventure.org/index.phpPenulisApril•Saitama

Continue reading »

Learn from Japan

LET'S LEARN FROM JAPANRead this beautiful Information about Japan1. Did you know that Japanese children clean their schools every day for a quarter of an hour with teachers, which led to the emergence of a Japanese generation who is modest and keen on cleanliness.2. Did you know that any Japanese citizen who has a dog must carry bag and special bags to pick up dog droppings. Hygiene and their eagerness to address cleanliness is part of Japanese ethics.3. Did you know that hygiene worker in Japan is called "health engineer" and can command salary of USD 5000 to 8000 per month, and a cleaner is subjected to written and oral tests!!4 Did you know that Japan does not have any natural resources, and they are exposed to hundreds of earthquakes a year but do not prevent her from becoming the second largest economy in the world?5. Did you know that Hiroshima returned to what it was economically vibrant before the fall of the atomic bomb in just ten years?6. Did you know that Japan prevents the use of mobile in trains, restaurants and indoor.7. Did you know that in Japan students from the first to sixth primary year must learn ethics in dealing with people.8. Did you know that the Japanese even though one of the richest people in the world but they do not have servants. The parents are responsible for the house and children.9. Did you know that there is no examination from the first to the third primary level; because the goal of education is to instill concepts and character building, not just examination and indoctrination.10. Did you know that the rate of delayed trains in Japan is about 7 seconds per year!! They appreciate the value of time, very punctual to minutes and seconds.11. Did you know that children in schools brush their teeth (sterile) and clean their teeth after a meal at school; They maintain their health from an early age.12. Did you know that students take half an hour to finish their meals to ensure right digestion When asked about this concern, they said: These students are the future of Japan.

Continue reading »