Out There Paul Mc.Cartney

Setelah tahun lalu konser Paul Mc.Cartney di Jepang dibatalkan karena kondisi fisik Paul (padahal saya sudah beli tiket konsernya), akhirnya tahun ini konser Paul Mc.Cartney berjalan dengan sukses di Jepang.
21 April 2015 di Osaka Sera Dome.23, 25, 27 April 2015 di Tokyo Dome.28 April 2015 di Nippon Budoukan Tokyo.
Saya menonton konser pada tanggal 25 April 2015 di Tokyo Dome.Meskipun beda generasi, saya dari kecil suka sekali dengan lagu-lagu The Beatles. Bisa di bilang fans berat The Beatles.
Mungkin karena pengaruh ayah saya yang suka The Beatles kali ya.
Bahkan waktu pertama kali belajar gitar, lagu yang diajarkan oleh ayah saya adalah lagu The Beatles karya Paul Mc. Cartney yang berjudul Yesterday.
Seandainya ayah saya berada di Jepang, mungkin akan saya ajak nonton bareng.
Semoga saja tahun depan Paul datang kembali, sehingga saya dapat mengajak ayah saya ke Jepang untuk menonton konsernya.
3 bulan sebelum konser saya sudah membeli tiketnya melalui PIA dengan sistem undian. Dan beruntung bagi saya pada undian pertama saya memperoleh tiketnya.

Harga tiket untuk sang legenda ini bisa dibilang mahal
18.000 yen untuk kursi S


Berangkat pagi hari dari Gifu dengan menggunakan kereta dengan lama perjalanan kurang lebih 7 jam, akhirnya saya sampai di Tokyo Dome jam 15.00.
Sudah banyak orang yang berkumpul, dan antrian untuk membeli merchandise sangat sangat panjang.
Busyet sedemikian legenda kah orang ini…
Saya memutuskan tidak membeli merchandise karena antrian yang begitu panjangnya.

Merchandise konser
Di depan gate Tokyo Dome

Tertera di tiket, pintu gerbang dibuka jam 16.30.
Tetapi meskipun sudah menunjukkan jam 16.30, pintu gerbang tidak dibuka-buka juga.
Heran dan agak jengkel juga tumben ada jam karet di Jepang. Akhirnya pintu gerbang dibuka jam 17.30.
Setelah melewati pemeriksaan barang bawaan dan tiket, saya masuk ke Tokyo Dome dan beruntunglah saya karena ada counter yang jualan merchandise di dalam Tokyo Dome.
Tanpa antri panjang saya membeli handuk syal seharga 1500 yen.
Menuju tempat duduk, sebenarnya Tokyo Dome ini adalah lapangan base ball.
Jadi tempat duduknya agak berdempet-dempetan.

Meskipun harga tiket 18.000 yen, kursi saya jauh dari panggung

Dan lagi-lagi jam karet.
Tertulis konser dimulai jam 18.30, tapi kenyataannya dimulai jam 19.00 lebih sedikit.
Sedikit jengkel juga karena menunggu, ini Jepang kok ada jam karet? pikir saya.
Tapi yah, yang namanya legenda dunia, jadi saya bisa sabar dan memakluminya.

Dan muncullah Paul Mc.cartney dengan bass khasnya.
Konser berlangsung selama 3 jam, dan yang saya sangat kagumkan.
Paul hampir sama sekali tidak mengambil break istirahat. Sungguh kondisi fisik yang sangat mengagumkan untuk seorang kakek berumur 72 tahun.
Serta sebagian besar Paul berusaha untuk menggunakan bahasa Jepang untuk berkomunikasi dengan fansnya.
Aksi panggung yang luar biasa ada pada waktu lagu Live and Let Die, karena begitu banyak ledakan dan kembang api yang dinyalakan.
LUAR BIASA dan PUASS itu kesan saya.
Konser berakhir jam 22.00.
Berikut adalah foto-foto yang saya ambil dari Twitter dan Official Facebook page dari Paul Mc.Cartney

Song list



Live and Let Die

Thank You Paul

Setelah selesai konser perjalanan saya di Tokyo berlanjut ke Clubbing at Ageha Club.